taylor-header1019 (2)

1. Tentangnya dari Fansnya

Contoh: Taylor pernah beli pizza buat fansnya yang nungguin dia di luar hotel. Dia sendiri juga pernah ngadain 13-Hour Meet and Greet yang akhirnya jadi 15 jam namun semua berjalan sangat lancar. Dia nggak pernah keliatan capek/kesal ketika fansnya minta tanda tangan/foto. Dan masih banyak lagi contoh lain yang bisa dicari di internet.
“Fans adalah hal yang paling aku suka di dunia ini. Aku nggak pernah membedakan teman dan fans. Aku akan hangout bareng mereka sebelum dan sesudah konser. Kalau aku melihat mereka di mall, aku akan berdiri disana dan berbicara dengan mereka selama 10 menit. Aku nggak peduli. Aku cuma lulusan SMA yang punya pekerjaan yang bagus.”
Taylor (tentang salah satu konsernya):”Ini gila! Aku nggak pernah lihat ini semua selama hidupku! TDisana ada banyak orang, dan mereka memegang tiket yang bertuliskan namaku disana. It’s amazing!”

2. Idola yang baik

Taylor itu bener-bener pantes untuk dijadiin idola bagi kita semua. Dia nggak merokok, mabuk-mabukan, atau hal-hal buruk lainnya yang biasa dilakukan remaja barat.
“Aku nggak tertarik sama semua hal yang seperti itu (party, alcohol, etc.). Yang menarik buatku adalah saat kita dapat menulis sebuah lagu tentang perasaan kita sendiri dan menyanyikannya di panggung, di depan banyak orang.”
Dia telah menulis sekitar 200 lagu. Dia menulis hampir dari semua lagu di albumnya. Dia menang 50+ awards di umurnya yang masih 20 tahun (September 2010 update). Fearless Tour di Madison Square Garden sold out dalam waktu 2 menit dan di L.A’s Staples Center sold out dalam waktu 1 menit.
“Untukku, waktu istirahat adalah bekerja nonstop. Untukku, hidupku seperti TTS beberapa kali. Seperti ketika aku membuat album, it’s all about it! Mengisi kotak-kotak yang kosong dan membuatnya menjadi ‘klik’. And when it finally does, it’s so worth it.”

3. Taylor Swift

Taylor lahir di Wyomissing, Pennsylvaniamulai sebagai anak pertama dari pasangan Scott dan Andrea Swift. Nama tengahnya adalah Alison – setelah tantenya. Neneknya adalah seorang penyanyi opera. Kemudian lahir adiknya yang bernama Austin Swift – yang menjadi kiper di tim Lacrosse. Ia menyanyi lagu nasional sejak umur 9 tahun di 76ers game. Pada umur 12 tahun, Taylor bisa bermain gitar-12-senar dan Ia mulai menulis lagu saat itu. Kemudian, pada umur 13 tahun, dia menandatangani label major dan meliris album berjudul “American Boy”. Saat kelas 4 SD, ia menang lomba puisi nasional dengan puisinya yang berjudul “Monster In My Closet.” Dia punya poster Britney Spears sejak kelas 6 SD. Di kelas 9,dia selalu dapet nilai A atau B.
4. favourite
Makanan kesukaan       : cheesecake, brownies, timun, pumpkin cake.
Warna kesukaan           : putih. Tinggi: 5’11 inch (180 cm) – dia tinggi banget!
Pakaian kesukaan         : summer dress/sun dress + cowboy boots.
Rasa es krim kesukaan : coklat karamel.
Musim                          :Musim Panas

Hobi                             : Mengemidi Cepat
Tempat                        : Dimana pun di sekitar sungai
Film                             : Cinta sebenarnya
5. Taylor Swift
“Aku nggak pernah jadi cewek yang butuh pacar. Plus, cowok nggak mau ngajak aku nge-date karena mereka tau aku akan membuat lagu tentang mereka.”

“Aku memakai terlalu banyak gelang, aku suka banget gelang-gelang. Aku juga nggak bisa konsentrasi dalam sebuah percakapan kalau sedang menonton TV.”

“Aku mewarnai kuku di kakiku dengan 5 warna yang berbeda. Aku nggak peduli.”

“Aku punya ‘secret crush’ sama Chace Crawford.” – Siapa sih yang nggak suka Chace?

“Aku pernah nggak lulus tes mengemudi selama 3 kali.” – Wow, what?!

Iklan

untitled-2

Taylor Swift (lahir 13 December 1989), usianya masih tergolong remaja saat mulai terjun ke dunia musik.  Tidak seperti Justin Biebers yang ngetop lewat video di Youtube, Taylor Swift harus berjuang keras meyakinkan orang-orang bahwa dirinya bisa menjadi penyanyi yang diminati penikmat musik dan menguntungkan bagi produser.   Betapa tidak, jenis musik yang dipilih oleh Taylor Swift, yaitu country, bukanlah jenis musik yang diminati oleh remaja.  Kebanyakan remaja lebih cenderung menyukai musik pop, rap, R&B, rock, dan paduan dari ketiganya.  Musik country lebih pas di telinga orang dewasa, begitulah mitos bercerita.  Tapi ternyata tidak demikian, Taylor Swift berhasil membuktikan bahwa mitos itu salah.  Terbukti, begitu hit single pertamanya diluncurkan, para remajalah yang pertama kali menjadi fans lagunya.  Tidak hanya itu, ia juga berhasil meraih simpati dari penikmat musik country usia dewasa dan tentunya berhasil membuktikan bahwa produsernya berhasil meraih keuntungan yang cukup “wah.”  Prestasinya ia buktikan dengan menyabet penghargaan musik seperti American Grammy untuk singer-songwriting, Academy of Country Music Awards, American Music Awards, dan masih banyak lagi.

Mengapa Taylor Swift bisa berhasil di dunia musik, mengingat usianya yang masih sangat muda dan jenis musik yang diusungnya terbilang tidak umum?  Ada beberapa alasan yang masuk akal.  Tentunya selain karena ia cantik, menarik, rendah diri, lagu-lagu yang ia ciptakan sendiri juga sangat mencerminkan kehidupan seorang remaja perempuan.  Musik country memang terkenal dengan lirik-lirik menyentuh yang sederhana, tidak terlalu puitis, dan sangat mencerminkan kehidupan sehari-hari si penyanyi atau penciptanya.  Taylor Swift berhasil menggubah syair-syair sederhana dalam lagu-lagunya yang berhasil menyentuh perasaan pendengarnya.

Bagaimana lirik-lirik lagunya bisa sangat menyentuh dan pendengar bisa dengan mudah terhubung secara emosi dengan lagu-lagunya?  Jawabannya sederhana, karena semua lagu yang diciptakan oleh Taylor Swift adalah CURHATAN pribadinya, terutama curhat masalah percintaannya.  Dalam sebuah wawancara di koran Inggris the Daily Mirror, Taylor Swift mengaku bahwa setiap kali dia putus cinta dengan pacarnya, dia akan mengungkapkan sakit hatinya lewat lagu yang ia tulis.  Jika sang mantan terbilang “jahat” dan sangat menyakiti perasaannya, ia akan membalas dendam lewat lagu.  Lebih lanjut lagi, Taylor Swift juga mengaku bahwa jika pendengar menyimak lagu-lagunya, sama saja dengan membaca buku hariannya.
Sebut saja lagu Forever and Always.  Lagu tersebut ditulis berdasarkan pengalamannya berhubungan dengan Joe Jonas (personil grup band the Jonas Brothers).  Uniknya, Taylor tidak pernah menampik jika ditanya kebenaran mengenai kemungkinan lagu-lagunya ditulis untuk mantannya.  Suatu saat ketika ia mengisi acara SNL (Saturday Night Life) tidak tanggung-tanggung ia menyanyikan sebuah lagu dengan lirik yang ia tujukan kepada mantannya, Joe Jonas, seperti dikutip oleh Wikipedia berikut ini: “You might think I’d bring up Joe, that guy who broke up with me on the phone/ Hey, Joe, I’m doing real well, tonight I’m hosting ‘SNL’.”  Begitu mendengar lirik ini, penonton (termasuk saya) langsung kaget.  Ternyata Taylor Swift sangat konfrontasional dan pemberani.  Siapa yang tidak marah dan sakit hati jika diputuskan lewat TELEPON?  Meskipun masa-masa pacaran sudah lewat, saya bisa merasakan sakitnya
Ada juga lagu lainnya yang berjudul “Fifteen.”  Lagu ini menceritakan pengalamannya saat berusia 15 tahun, bagaimana ia berinteraksi dengan teman-temannya di sekolah, bagaimana ia menjalani kehidupannya saat usia itu, juga bercerita mengenai “gesekan” emosi antara dirinya dan beberapa anggota cheerleaders di sekolahnya.

taylor-header1019 (2)

1. Tentangnya dari Fansnya

Contoh: Taylor pernah beli pizza buat fansnya yang nungguin dia di luar hotel. Dia sendiri juga pernah ngadain 13-Hour Meet and Greet yang akhirnya jadi 15 jam namun semua berjalan sangat lancar. Dia nggak pernah keliatan capek/kesal ketika fansnya minta tanda tangan/foto. Dan masih banyak lagi contoh lain yang bisa dicari di internet.
“Fans adalah hal yang paling aku suka di dunia ini. Aku nggak pernah membedakan teman dan fans. Aku akan hangout bareng mereka sebelum dan sesudah konser. Kalau aku melihat mereka di mall, aku akan berdiri disana dan berbicara dengan mereka selama 10 menit. Aku nggak peduli. Aku cuma lulusan SMA yang punya pekerjaan yang bagus.”
Taylor (tentang salah satu konsernya):”Ini gila! Aku nggak pernah lihat ini semua selama hidupku! TDisana ada banyak orang, dan mereka memegang tiket yang bertuliskan namaku disana. It’s amazing!”

2. Idola yang baik

Taylor itu bener-bener pantes untuk dijadiin idola bagi kita semua. Dia nggak merokok, mabuk-mabukan, atau hal-hal buruk lainnya yang biasa dilakukan remaja barat.
“Aku nggak tertarik sama semua hal yang seperti itu (party, alcohol, etc.). Yang menarik buatku adalah saat kita dapat menulis sebuah lagu tentang perasaan kita sendiri dan menyanyikannya di panggung, di depan banyak orang.”
Dia telah menulis sekitar 200 lagu. Dia menulis hampir dari semua lagu di albumnya. Dia menang 50+ awards di umurnya yang masih 20 tahun (September 2010 update). Fearless Tour di Madison Square Garden sold out dalam waktu 2 menit dan di L.A’s Staples Center sold out dalam waktu 1 menit.
“Untukku, waktu istirahat adalah bekerja nonstop. Untukku, hidupku seperti TTS beberapa kali. Seperti ketika aku membuat album, it’s all about it! Mengisi kotak-kotak yang kosong dan membuatnya menjadi ‘klik’. And when it finally does, it’s so worth it.”

3. Taylor Swift

Taylor lahir di Wyomissing, Pennsylvaniamulai sebagai anak pertama dari pasangan Scott dan Andrea Swift. Nama tengahnya adalah Alison – setelah tantenya. Neneknya adalah seorang penyanyi opera. Kemudian lahir adiknya yang bernama Austin Swift – yang menjadi kiper di tim Lacrosse. Ia menyanyi lagu nasional sejak umur 9 tahun di 76ers game. Pada umur 12 tahun, Taylor bisa bermain gitar-12-senar dan Ia mulai menulis lagu saat itu. Kemudian, pada umur 13 tahun, dia menandatangani label major dan meliris album berjudul “American Boy”. Saat kelas 4 SD, ia menang lomba puisi nasional dengan puisinya yang berjudul “Monster In My Closet.” Dia punya poster Britney Spears sejak kelas 6 SD. Di kelas 9,dia selalu dapet nilai A atau B.
4. favourite
Makanan kesukaan       : cheesecake, brownies, timun, pumpkin cake.
Warna kesukaan           : putih. Tinggi: 5’11 inch (180 cm) – dia tinggi banget!
Pakaian kesukaan         : summer dress/sun dress + cowboy boots.
Rasa es krim kesukaan : coklat karamel.
Musim                          :Musim Panas

Hobi                             : Mengemidi Cepat
Tempat                        : Dimana pun di sekitar sungai
Film                             : Cinta sebenarnya
5. Taylor Swift
“Aku nggak pernah jadi cewek yang butuh pacar. Plus, cowok nggak mau ngajak aku nge-date karena mereka tau aku akan membuat lagu tentang mereka.”

“Aku memakai terlalu banyak gelang, aku suka banget gelang-gelang. Aku juga nggak bisa konsentrasi dalam sebuah percakapan kalau sedang menonton TV.”

“Aku mewarnai kuku di kakiku dengan 5 warna yang berbeda. Aku nggak peduli.”

“Aku punya ‘secret crush’ sama Chace Crawford.” – Siapa sih yang nggak suka Chace?

“Aku pernah nggak lulus tes mengemudi selama 3 kali.” – Wow, what?!

“Aku punya rencana untuk menulis buku tentang hal-hal gila/aneh yang pernah kulakukan.” – Awe, we can’t wait!